Kemarin saya iseng-iseng membuka kumpulan puisi yg pernah saya buat beberapa waktu lalu, dan saya pilihkan 2 puisi dari beberapa puisi favorit saya..
Kepada derai hujan...
Derai hujan, apakah kau tahu aku bahagia mendengar nyanyianmu?
Rintik-rintik menyapu genting tanah liat atap rumahku
Rintik-rintik menggoyang dedaunan pandan
disamping dapurku
Rintik-rintik menyeruakkan aroma tanah
Dan rintik-rintik membangunkan hatiku yang tertidur lelap
Aku terkesima menatapmu malam ini
Kau mengajak angin menyelimutiku, dengan masa lalu yang telah lewat...
Namun ada yang berubah dibanding rintik-rintikmu yang lalu:
Ada tembok dimana aku hanya boleh mengintip masa lalu
Ya, hanya mengintip saja...
Aku rindu masa lalu, tapi apakah aku tidak boleh menyusuri
masa lalu...?
Hanya untuk menjemput mutiaraku dulu
Ya, hanya menjemputnya... dan membawanya...
Karena ku akan memakainya dalam langkah-langkah masa depanku...
Jogja 18 Jan 2010. Malam...
Untukmu Sayangku
Aku melihat binar-binar matamu
Dalam kerlip bintang di langit sana sayangku...
Aku menemukan lembut belai tanganmu
Dalam hembusan angin sore ini sayangku...
Senyummu adalah rupa pelangi
Membiaskan warna-warni dunia di hatiku...
Suaramu yang tenang
Setenang telaga dalam rimbunan hutan
Dekapanmu yang hangat
Mengalirkan hangat surya pagi
Teruslah tumbuh, bertumbuhlah dalam kedewasaanmu sayangku...
Dan aku akan terbang dengan kepakan bidadari mengelilingi indahmu...
Jogja, 23 Sept 2011
Petang di ruang tamu rumahku

