Selasa, 28 Mei 2013
Misteri Angka Cantik
Dalam hidup, kita seringkali menemukan angka2 yang sering muncul dalam keseharian kita, dimana masing-masing orang memiliki angka yang berbeda-beda, sehingga kadang mereka menggunakan angka-angka tersebut sebagai angka keberuntungan. Dan angka yang sering sekali ada dalam hidup saya adalah angka 2, mulai dari tanggal lahir saya yg kalau dijumlahkan akan ketemu angka 2, lalu nama saya, dan ternyata NIM saya waktu kuliah dulu juga berjumlah 2.
Tapi yang paling menarik sekitar setahun ini angka jam dan menit di hp saya sering sekali berunsur 2 atau menunjukkan angka2 cantik. Coba perhatikan jam dan menit berikut ini :
15:55, 07:07, 12:21, 08:33, 10:11, dan banyak kombinasi angka lain. Kalaupun bukan angka cantik, pasti ada menit tertentu yang berjumlah 2, seperti menit yang juga sering sekali muncul di hp saya, yaitu menit 47, bukankah 4+7=11 1+1=2..?
Awalnya saya tidak memperhatikan, dan menganggap hanya kebetulan saja saat saya membuka hp, tapi karena saking seringnya angka cantik tersebut muncul sampai saya menganggap bahwa itu semua bukan sebuah kebetulan, dimana angka2 cantik tersebut selalu menyertai langkah saya. Saya berpikir, kenapa ya, tidak mungkin jika tidak ada makna khusus, dan lama saya berpikir sehingga saya kemudian menyimpulkan bahwa mungkin itu adalah jam dan menit yang tepat, dimana (mungkin) saya sudah tepat dalam melakukan ataupun menyikapi segala sesuatu di jam dan menit tersebut... Soal benar atau tidak entahlah, yang jelas saya sering sekali tersenyum ketika memandang angka2 tersebut setiap kali saya membuka hp, dan perasaan itu selalu saya nikmati...
Jogja minggu siang 26 Mei 2013
Minggu, 19 Mei 2013
Tentang laki-laki
Saya ingat ketika menonton sebuah tayangan Stand up comedy beberapa waktu lalu. Waktu itu salah seorang comic wanita menyampaikan gurauan, bahwa dihadapan laki-laki wanita itu kalah menariknya sama playstation yang harganya sekian juta saja...itu saja beli, kalu menyewa harganya cuma sekian ribu saja perjam....hahaha...
Topik tentang laki-laki bagi saya sangat menarik, dan bukankah itu tema yang tiada habisnya akan dibahas oleh wanita, selain masalah kecantikan tentunya..hehe..
Naluri, ya bahwa wanita akan terus mempertanyakan laki-laki, sama seperti venus yang tidak memahami mars...dan fakta bahwa wanita itu dikalahkan video game atau sepakbola membuat wanita bertanya-tanya, apa sih menariknya pencat-pencet tombol game atau melihat satu bola dijadikan rebutan? Fakta tersebut memang cukup menohok sih, lihat saja banyak wanita mengeluh ketika pasangannya hobi banget sama video game dan sepakbola. Para wanita merasa "disingkirkan". Namun melarang kaum laki-laki untuk main game sama menonton sepakbola, itu sama saja seperti melarang wanita untuk berdandan lho..SANGAT .TIDAK BISA dan membuat menderita!!!! hahahaha....
Jadi kalau menurut saya sih, biarkan saja, bukankah laki-laki itu makhluk yang ingin dihargai? Jadi hargai saja kesukaannya itu, toh kalau game atau pertandingannya sudah selesai, pasti yang dicari wanita lagi...hihihi.... Menurut saya justru ada untungnya lho, karena keberadaan mereka jelas, tidak kluyuran kemana-mana, carinya juga mudah, asal cukup tahu waktu saja, contohnya seperti kaum wanita yang seneng nonton drama korea, walau asyik mengikuti tapi klo ada hal penting yang harus dilakukan, ya singkirkan dulu, sama seperti ketika kita ketinggalan bus, jangan khawatir, bus selanjutnya pasti akan lewat lagi, alias masih banyak cara utk menonton drama tersebut, toh stok masih sangat banyak...
Topik selanjutnya yang biasanya dibicarakan tentang laki-laki (terutama yang masih single) adalah mengenai laki-laki tampan, yang pintar, mapan, banyak relasi, berprestasi, dll, karena sekali lagi naluri yang berbicara, naluri bahwa manusia suka melihat yang indah-indah...tapi peringatan juga buat kaum wanita, bahwa menilai lewat pandangan pertama sih sah-sah saja, tapi selanjutnya jangan berhenti sampai disitu, krn ada tanda tanya besar yang harus menyertai si ganteng itu...Dan sebagai orang jawa, saya percaya akan ungkapan tresno jalaran saka kulino (suka karena terbiasa) itu jauh lebih baik, daripada sebuah perasaan cinta setengah mati pada pandangan pertama, yang sangat menggebu-gebu, bahkan sampai mematikan logika. Aduh duh...
Dari pengalaman saya sih mengenal laki-laki, tidak perduli apa hobinya, tidak perduli ia ganteng atau tidak, tidak perduli ia pintar atau tdk pintar, kaya atau keluarga sederhana, bahkan lebih muda atau lebih tua, itu semua hanya tentang apa yg ada di permukaan saja, dan semua pengalaman saya tersebut mengajarkan saya untuk hanya fokus pada menyelami sosok laki-laki yang membuat saya merasa TEDUH disampingnya, merasa AMAN sebagai wanita yang diindunginya, merasa NYAMAN karena bisa menjadi diri sendiri dan mampu bertumbuh dan berkembang dg dukungannya, serta perasaan TENANG dalam menjalani hidup krn ada sosok pemimpin disamping saya...
Jogja, 19 mei 2013
minggu siang yang tenang di dalam kamarku..
Topik tentang laki-laki bagi saya sangat menarik, dan bukankah itu tema yang tiada habisnya akan dibahas oleh wanita, selain masalah kecantikan tentunya..hehe..
Naluri, ya bahwa wanita akan terus mempertanyakan laki-laki, sama seperti venus yang tidak memahami mars...dan fakta bahwa wanita itu dikalahkan video game atau sepakbola membuat wanita bertanya-tanya, apa sih menariknya pencat-pencet tombol game atau melihat satu bola dijadikan rebutan? Fakta tersebut memang cukup menohok sih, lihat saja banyak wanita mengeluh ketika pasangannya hobi banget sama video game dan sepakbola. Para wanita merasa "disingkirkan". Namun melarang kaum laki-laki untuk main game sama menonton sepakbola, itu sama saja seperti melarang wanita untuk berdandan lho..SANGAT .TIDAK BISA dan membuat menderita!!!! hahahaha....
Jadi kalau menurut saya sih, biarkan saja, bukankah laki-laki itu makhluk yang ingin dihargai? Jadi hargai saja kesukaannya itu, toh kalau game atau pertandingannya sudah selesai, pasti yang dicari wanita lagi...hihihi.... Menurut saya justru ada untungnya lho, karena keberadaan mereka jelas, tidak kluyuran kemana-mana, carinya juga mudah, asal cukup tahu waktu saja, contohnya seperti kaum wanita yang seneng nonton drama korea, walau asyik mengikuti tapi klo ada hal penting yang harus dilakukan, ya singkirkan dulu, sama seperti ketika kita ketinggalan bus, jangan khawatir, bus selanjutnya pasti akan lewat lagi, alias masih banyak cara utk menonton drama tersebut, toh stok masih sangat banyak...
Topik selanjutnya yang biasanya dibicarakan tentang laki-laki (terutama yang masih single) adalah mengenai laki-laki tampan, yang pintar, mapan, banyak relasi, berprestasi, dll, karena sekali lagi naluri yang berbicara, naluri bahwa manusia suka melihat yang indah-indah...tapi peringatan juga buat kaum wanita, bahwa menilai lewat pandangan pertama sih sah-sah saja, tapi selanjutnya jangan berhenti sampai disitu, krn ada tanda tanya besar yang harus menyertai si ganteng itu...Dan sebagai orang jawa, saya percaya akan ungkapan tresno jalaran saka kulino (suka karena terbiasa) itu jauh lebih baik, daripada sebuah perasaan cinta setengah mati pada pandangan pertama, yang sangat menggebu-gebu, bahkan sampai mematikan logika. Aduh duh...
Dari pengalaman saya sih mengenal laki-laki, tidak perduli apa hobinya, tidak perduli ia ganteng atau tidak, tidak perduli ia pintar atau tdk pintar, kaya atau keluarga sederhana, bahkan lebih muda atau lebih tua, itu semua hanya tentang apa yg ada di permukaan saja, dan semua pengalaman saya tersebut mengajarkan saya untuk hanya fokus pada menyelami sosok laki-laki yang membuat saya merasa TEDUH disampingnya, merasa AMAN sebagai wanita yang diindunginya, merasa NYAMAN karena bisa menjadi diri sendiri dan mampu bertumbuh dan berkembang dg dukungannya, serta perasaan TENANG dalam menjalani hidup krn ada sosok pemimpin disamping saya...
Jogja, 19 mei 2013
minggu siang yang tenang di dalam kamarku..
Sabtu, 11 Mei 2013
Laki-laki 'Melambai...'
Apakah laki-laki, sesosok jiwa tangguh pelindung hati seorang makhluk lembut bernama wanita?
Dan apakah laki-laki, sesosok raga kuat pemilik tulang rusukku ini?
Serta apakah laki-laki itu sehingga bisa membuatku rela memberikan rahimku ini
untuk ditanam benih surganya, cikal bakal penerus adam hawa?
-Eli Kristiana-
Wow, mungkin ada dari sebagian kita yang senyum-senyum ketika membaca judul "Laki-laki Melambai", karena membayangkan sosok tersebut. Wajar sekali. karena pada umumnya seseorang yang dipandang benar-benar laki-laki adalah ia yang memilki penampilan dan karakter macho, gagah, kuat, berani, ya pokoknya yang begitulah. Sedang laki-laki yang agak ke'cewek-cewekan' otomatis masuk ke kategori cowok 'melambai'...hehe...
Tapi saya pernah lho dulu sempat kesemsem sama seorang laki-laki tipe melambai seperti itu, tapi melambai lho ya, bukan yang transeksual, ataupun yang mendekati transeksual. Ehm contoh tipe melambai itu ya mungkin kalau artis ya kayak Olga Syahputra itu contohnya. Pertamakali bertemu agak 'jijai' bagaimana gitu, 'ih endaaang...' hehe.. tapi ternyata tidak semua laki2 agak melambai di dalamnya juga pasti seperti itu. Justru laki2 yang pernah buat saya kesemsem itu adalah pribadi yang sangat bisa diandalkan, sangat bisa melindungi, mengayomi orang-orang sekitarnya, pribadi mandiri, tangguh, dll. Benar-benar ku tertipu sekali.Dibalik kelembutan suaranya yang mendayu-dayu, kehalusan tingkah lakunya, dan gayanya yang agak kemayu, ternyata ia laki-laki sekali to...wah suit-suit lah pokoknya...
Sejak saat itu pandanganku akan yang namanya makhluk bernama laki-laki berubah, bahwa kejantanan seorang laki-laki bukan dari tampilan luar semata, namun dari apa yang ada dalam dirinya yang tercermin dari cara ia menyelesaikan masalah, dari cara ia memperlakukan wanita, dan cara ia memandang kehidupan ini...
Yogyakarta, 12 Mei 2013
minggu tengah hari yang tenang
Langganan:
Komentar (Atom)
